

Keseruan Holiday Learning Class yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Daerah Banyuwangi semakin terasa memasuki hari kedua dan ketiga. Rizki dan Diva, dua peserta yang mengikuti kelas Desain Grafis, mengaku mendapatkan pengalaman belajar yang sangat berkesan. Berbagai materi yang disampaikan tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga melatih kreativitas mereka dalam memanfaatkan teknologi digital.
Dengan bimbingan pemateri profesional, Mas’ud dan Saiful, para peserta diajak mengenal berbagai aplikasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang saat ini banyak digunakan dalam dunia kreatif. Suasana belajar berlangsung interaktif dan menyenangkan sehingga setiap peserta dapat mengikuti praktik secara langsung.
Pada hari kedua, Rizki dan Diva belajar membuat foto menjadi hidup dan bergerak menggunakan aplikasi PixVerse AI. Mereka juga diajak membuat permainan sederhana dengan menyusun prompt yang kemudian diproses melalui ChatGPT maupun Gemini. Selain itu, peserta mempraktikkan teknik mengganti latar belakang (background) foto sehingga menghasilkan gambar yang lebih menarik dan profesional.
Memasuki hari ketiga, kemampuan peserta semakin diasah. Mereka belajar teknik presentasi yang baik sebelum memulai proyek utama, yaitu membuat poster digital untuk mempromosikan Perpustakaan Banyuwangi. Setiap kelompok bebas menuangkan ide kreatifnya agar poster yang dihasilkan mampu mengajak masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, untuk datang ke perpustakaan dan semakin gemar membaca.
Sebagai penutup kegiatan, seluruh kelompok mempresentasikan poster yang telah mereka buat di hadapan mentor dan peserta lainnya. Presentasi tersebut menjadi ajang untuk melatih kepercayaan diri sekaligus kemampuan menyampaikan gagasan secara efektif. Poster-poster yang dinilai paling kreatif, informatif, dan menarik kemudian mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas hasil karya para peserta.
Bagi Rizki dan Diva, Holiday Learning Class bukan sekadar tempat belajar desain grafis, tetapi juga menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan digital, kemampuan berkomunikasi, serta semangat berkolaborasi. Mereka berharap pengalaman berharga ini dapat menjadi bekal untuk terus berkarya dan memanfaatkan teknologi secara positif.
Melalui kegiatan ini, Perpustakaan Banyuwangi kembali membuktikan bahwa perpustakaan bukan hanya tempat membaca buku, tetapi juga ruang belajar yang inovatif, kreatif, dan inspiratif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi mereka di era digital.

Beri Komentar