Monday, 04-05-2026
  • Selamat datang di Website SD Negeri 2 Ketapang, Website ini adalah sarana informasi bagi seluruh masyarakat yang berkepentingan bagi SD Negeri 2 Ketapang.

Lima Siswa SD Negeri 2 Ketapang Bersinar di Kuntulan Ewon Hardiknas 2026

Diterbitkan : - Kategori : Blog

Banyuwangi, 2 Mei 2026 — Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Kabupaten Banyuwangi berlangsung meriah dan penuh semangat. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (2/5/2026) ini diawali dengan upacara bendera yang diikuti oleh berbagai unsur pendidikan, mulai dari siswa, guru, kepala sekolah hingga pejabat daerah.
Setelah upacara selesai, acara dilanjutkan dengan pagelaran seni tradisional Kuntulan Ewon yang menjadi daya tarik utama. Pagelaran ini melibatkan ribuan peserta dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Banyuwangi. Tercatat sebanyak 522 siswa bertugas sebagai pemusik, didampingi oleh 20 panjak pendamping, 27 siswa sebagai sinden, serta 500 siswa lainnya sebagai penari.
Suasana semakin istimewa dengan kehadiran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Kehadirannya menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap kemajuan pendidikan dan pelestarian budaya daerah di Banyuwangi.
Dalam perayaannya, beliau mengapresiasi kreativitas dan semangat siswa dalam melestarikan budaya lokal melalui seni pertunjukan. Ia juga menekankan pentingnya pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga penguatan karakter dan budaya.
Kebanggaan tersendiri dirasakan oleh SD Negeri 2 Ketapang yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Sekolah ini berhasil mengirimkan lima siswanya untuk tampil sebagai penari dalam pagelaran Kuntulan Ewon. Adapun nama-nama siswa tersebut adalah Alexa Darlene Wahyu Kurama (kelas 5) Syaifani Rekza Abimanyu (kelas 6), Nanda Dewi Safitri (Kelas 6), Putri Aqila Suryaningrum (kelas 6), Nurya Balqis putri anggara (kelas 6). Mereka semua tampil dengan penuh percaya diri dan memukau.
Partisipasi siswa SD Negeri 2 Ketapang menjadi bukti bahwa generasi muda Banyuwangi memiliki potensi besar dalam melestarikan budaya sekaligus mengharumkan nama sekolah. Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini pun tidak hanya menjadi seremonial ajang, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai-nilai budaya dan kebersamaan di dunia pendidikan.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan